Penggunaan bahan organik untuk pakan ikan sudah lama digunakan untuk menekan biaya pakan. Tidak jarang mereka justru memilih usaha pakan ikan lele, daripada budiayanya. Jenis pakan lele yang biasa digunakan para peternak lele adalah pelet, makin hari makin mahal. Oleh karena itu, para peternak lele mulai mencoba mencari bahan pakan alternatif lain yang harganya jauh lebih terjangkau dan selalu tersedia.
Bahan-bahan yang lebih murah dan bisa digunakan sebagai bahan pakan untuk ternak lele antara lain adalah batang pisang, jerami padi, tepung kedelai, tepung jagung, dedak, lamtoro, daun papaya, dan bekicot. Bahan tersebut mungkin sudah cukup sering kita gunakan. Nah kali Koran Agribisnis mencoba mengulas mengenai cara pembuatan pakan lele organik
Pemanfaatan bahan-bahan organik sebagai bahan pembuat pakan lele semakin sering digunakan saat ini dikarenakan arena performa ikan lele justru lebih baik dan bahan organik lebih mudah didapatkan dan relatif murah. Untuk membuat pakan lele organik diperluan teknik cara dan bahan bahan yang digunakan.
Bahan yang digunakan untuk pakan lele organik
Cara Pemberian
adonan cair sebanyak 2 sampai 5 liter dan memberikannya pada ternak lele. Sebaiknya memberikan pakan jenis ini setiap tiga hari sekali atau pola subtitusi, sehari diberi, sehari tidak.
Penggunaan batang pisang atau gedebog, jerami, kotoran hewan, eceng gondok sebagai pakan lele organik sangat bermanfaat untuk pengganti pakan pelet ikan lele, arena sangat murah dan terjangkau. Untuk kamu yang belum mencoba, ayo mencoba sebelum ketinggalan.
![]() |
| Wanita cantik memancing ikan lele/thumbial-youtube.com |
Pemanfaatan bahan-bahan organik sebagai bahan pembuat pakan lele semakin sering digunakan saat ini dikarenakan arena performa ikan lele justru lebih baik dan bahan organik lebih mudah didapatkan dan relatif murah. Untuk membuat pakan lele organik diperluan teknik cara dan bahan bahan yang digunakan.
Bahan yang digunakan untuk pakan lele organik
- batang pisang sebanyak 1 Kg,
- 5 Kg kotoran hewan(kotoran sapi, kambing dan ayam)
- jerami padi secukupnya(jangan terlalu banyak)
- 3 Kg dedak
- eceng gondok secukupnya
- 0.5 Kg gula ( bisa gula pasir dan bisa gula jawa)
- 0,3 liter prebiotik ikan.(Bisa anda dapatkan di toko hewan terdekat)
- tong
- Plastik
- Pengaduk
- Tali
- Pertama yang harus dilakukan adalah batang pisang dan jerami padi dicacah hingga halus agar modah dalam pembuatan aadonan.
- campurkan semua bahan organik, batang pisang, jerami padi, eceng gondok, kotoran hewan, dan dedak dalam tong. Aduklah sampai merata
- Cairkan gula dan campurkan dengan prebiotik samapi merata.
- Siramkan campuran gula dan prebiotik ke dalam campuran bahan organik lalu aduk lagi hingga rata.
- Tutuplah rapat rapat menggunakan tutup plastik yang diikat dan buatkan lubang kecil untuk saluran udara.
- Biarkan selama kurang lebih satu minggu.
- Rajin rajin menambahkan campurkan prebiotik dan gula agar matang
- Setelah satu minggu, pindahkan ke tempat yang lebih kecil
- Biarkan adonan selama 3 minggu atau sampai ada blatung
- Pakan lele organi sudah jadi
Cara Pemberian
adonan cair sebanyak 2 sampai 5 liter dan memberikannya pada ternak lele. Sebaiknya memberikan pakan jenis ini setiap tiga hari sekali atau pola subtitusi, sehari diberi, sehari tidak.
Penggunaan batang pisang atau gedebog, jerami, kotoran hewan, eceng gondok sebagai pakan lele organik sangat bermanfaat untuk pengganti pakan pelet ikan lele, arena sangat murah dan terjangkau. Untuk kamu yang belum mencoba, ayo mencoba sebelum ketinggalan.
