Masyarakat Indonesia menggunakan ayam bukan hanya dikonsumsi daging dan telurnya untuk kebutuhan makanan. Sebagian dari mereka, penghoby ayam adu atau ayam petarung atau laga sangat suka mengikutsertakan ayam adu kesayangananya dalam adu ayam, adu ketangkasan ayam. Nah, apa saja jenis ayam petarung terbaik di Indonesia ? in daftarnya !
Ayam Ciparage.
Ayam lokal ini berasal dari kampung Ciparage, Desa Cilamaya, Kabupaten Karawang Jawa Barat. Ayam Ciparage adalah varietas ayam petarung lokal terbaik asli Indonesia. Karateristik ayam ciparage bentuknya mirip ayam Bangkok, namun ukurannya lebih kecil. Tubuhnya proporsional dan kokoh. Sayap berukuran cukup besar. Bulu ekor lebat. Kepala berukuran sedang.
Ayam Ciparage memiliki 2 tipe warna, yaitu: tipe Jalak dan tipe jail emas. Tipe jalak keseluruhan bulu tubuh berwarna hitam mengkilat kecuali leher yang berwarna kemerahan, sedangkan tipe jail didominasi warna coklat keemasan.
Ayam ciparage merupakan jenis ayam petarung lokal terbaik di Indonesia. Ayam ini memiliki gaya bertarung yang cepat seperti ayam Birma. Pukulan tajinya akurat dan bertubi-tubi mengarah ke kepala dan leher lawan, sehingga lawannya keok. Gaya bertarung seperti ini sangat mematikan bagi lawan yang ukuran tubuhnya sama. Bahkan, ayam Ciparage seringkali mampu mengalahkan lawan, sekalipun lawannya berukuran lebih besar.
Ayam Bali.
Ayam yang sesuai dari daerah asalnya Pulau Bali. Ayam bali Pejantan dipelihara sebagai ayam petarung. Ayam ini memiliki penampilan prima, besar, padat dan tegak sehingga sangat cocok untuk dijadikan ayam petarung oleh masyarakat yang hoby adu ayam. Karakteristik fisik lainnya, bulu yang tumbuh di bagian leher trondol (tidak ada bulunya).
Ayam Banten.
Ayam berperawakan tegap ini umumnya tersebar di daerah Banten. Ayam jantan berdiri tegak dengan bentuk leher dan badan yang cukup panjang, memberi kesan bahwa ayam ini berpostur tinggi seperti ayam Bangkok. Ekor berukuran sedang. Kaki panjang dan memiliki pertulangan yang kuat sehingga banyak dikembangkan sebagai ayam petarung oleh masyarakat setempat. (no image)
Ayam tolaki
Ayam Tolaki adalah jenis ayam lokal berasal dari Sulawesi Tenggara. Tubuh berukuran kecil, kekar berotot dengan bentuk punggung agak panjang. Sayap menempel rapat di sisi badan. Kepala kecil, bulat, berparuh pendek kuat dan melengkung pada ujungnya. Seringkali, pada bagian muka ditumbuhi bulu-bulu kecil hingga seolah-olah ayam ini terlihat seperti memiliki brewok atau cambang. Ayam tolaki dengan karakterisitik tersebut memiliki potensi sebagai ayam petarung.
Ditambah bentuk kaki yang langsing, panjang dan kokoh dengan telapak kaki seimbang. Gerakannya gesit dan cepat sehingga sulit ditangkap cocok untuk ayam petering tipe ringan. Warna bulu pada ayam betina bervariasi mulai warna cokelat dengan kombinasi kuning, hitam serta campuran dari beberapa warna. Warna paruh kuning gelap atau kekuningan.
Demikian ulasan mengenai jenis ayam lokal petarung yang ada di Indonesia. Pesan dari admin, silakan mengadakan adu ayam dan menggunakan ayam untuk beradu, tetapi mohon jaga kelestarian dan populasinya agar tidak terjadi kepunahan. Oke ?
![]() |
| ayam ciparage |
Ayam Ciparage.
Ayam lokal ini berasal dari kampung Ciparage, Desa Cilamaya, Kabupaten Karawang Jawa Barat. Ayam Ciparage adalah varietas ayam petarung lokal terbaik asli Indonesia. Karateristik ayam ciparage bentuknya mirip ayam Bangkok, namun ukurannya lebih kecil. Tubuhnya proporsional dan kokoh. Sayap berukuran cukup besar. Bulu ekor lebat. Kepala berukuran sedang.
Ayam Ciparage memiliki 2 tipe warna, yaitu: tipe Jalak dan tipe jail emas. Tipe jalak keseluruhan bulu tubuh berwarna hitam mengkilat kecuali leher yang berwarna kemerahan, sedangkan tipe jail didominasi warna coklat keemasan.
Ayam ciparage merupakan jenis ayam petarung lokal terbaik di Indonesia. Ayam ini memiliki gaya bertarung yang cepat seperti ayam Birma. Pukulan tajinya akurat dan bertubi-tubi mengarah ke kepala dan leher lawan, sehingga lawannya keok. Gaya bertarung seperti ini sangat mematikan bagi lawan yang ukuran tubuhnya sama. Bahkan, ayam Ciparage seringkali mampu mengalahkan lawan, sekalipun lawannya berukuran lebih besar.
Ayam Bali.
Ayam yang sesuai dari daerah asalnya Pulau Bali. Ayam bali Pejantan dipelihara sebagai ayam petarung. Ayam ini memiliki penampilan prima, besar, padat dan tegak sehingga sangat cocok untuk dijadikan ayam petarung oleh masyarakat yang hoby adu ayam. Karakteristik fisik lainnya, bulu yang tumbuh di bagian leher trondol (tidak ada bulunya).
![]() |
| ayam bali-kaskus.co.id |
Ayam Banten.
Ayam berperawakan tegap ini umumnya tersebar di daerah Banten. Ayam jantan berdiri tegak dengan bentuk leher dan badan yang cukup panjang, memberi kesan bahwa ayam ini berpostur tinggi seperti ayam Bangkok. Ekor berukuran sedang. Kaki panjang dan memiliki pertulangan yang kuat sehingga banyak dikembangkan sebagai ayam petarung oleh masyarakat setempat. (no image)
Ayam tolaki
Ayam Tolaki adalah jenis ayam lokal berasal dari Sulawesi Tenggara. Tubuh berukuran kecil, kekar berotot dengan bentuk punggung agak panjang. Sayap menempel rapat di sisi badan. Kepala kecil, bulat, berparuh pendek kuat dan melengkung pada ujungnya. Seringkali, pada bagian muka ditumbuhi bulu-bulu kecil hingga seolah-olah ayam ini terlihat seperti memiliki brewok atau cambang. Ayam tolaki dengan karakterisitik tersebut memiliki potensi sebagai ayam petarung.
![]() |
| ayam tolaki-kaskus.co.id |
Demikian ulasan mengenai jenis ayam lokal petarung yang ada di Indonesia. Pesan dari admin, silakan mengadakan adu ayam dan menggunakan ayam untuk beradu, tetapi mohon jaga kelestarian dan populasinya agar tidak terjadi kepunahan. Oke ?


