Manfaat daun sirsak sebagai pakan ternak untuk meningkatkan produksi daging.

Manfaat daun sirsak sudah familiar, terutama dalam mengobati penyakit kanker. Banyak orang mencari daun ini sebagai ramuan obat. Petani sirsak menjual daun 4.000 / kg bersama ranting dalam keadaan basah. Wah, mahal juga ya, padahal awal awal gratis.

Daun Sirsak
Lambat laun fungsi daun sirsak merambat ke pakan ternak. Ahli nutrisi pakan saat ini tidak hanya ditujukan untuk mencari formulasi pakan yang mampu mengefisienkan zat makanan di dalam saluran pencernaan ternak untuk mencapai bobot ayam pedaging yang maksimal, tetapi juga untuk memenuhi tuntutan konsumen akan produk peternakan yang aman dan sehat. Pemberian imbuhan pakan (feed additive) sangat penting untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak unggas. Imbuhan pakan yang umum digunakan selama ini sebagai pemacu pertumbuhan (growth promoter) adalah antibiotik.

Antibiotik Alami dari daun sirsak

Manfaat daun sirsak disini sebagai antibiotik alami. Penggunaan antibiotik sebagai pemacu pertumbuhan ternak unggas semakin ditinggalkan karena larangan penggunaan antibiotic non alami oleh Uni Eropa. Hal ini karena isu menyangkut residu antibiotik dalam pakan yang menimbulkan masalah kesehatan dan alergi bagi konsumen.

Di samping itu kekurangan antibiotik dapat menciptakan mikroorganisme yang resisten dalam tubuh manusia atau ternak terutama bakteri- bakteri patogen antara lain Salmonella sp., Escherichia coli, Campylobacter, dan Clostridium sp. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencari bahan alternative pengganti antibiotik seperti probiotik, prebiotik, juga penggunaan bahan alami yang memiliki daya antimikroba dan berpotensi sebagai imbuhan pakan alternatif.

Salah satu cara mengatasinya adalah mencari bahan-bahan alami yang dapat berfungsi sebagai non-antibiotik promoter pertumbuhan. Penggunaan senyawa bioaktif sebagai bahan pakan sebagian besar terbukti mempengaruhi dinamika mikroflora, dan fungsi alat pencernaan, tetapi mekanisme kerja untuk setiap jenis senyawa ini berbeda.

Hal penting adalah bahwa senyawa ini secara langsung mampu mengubah atau menstabilkan alat pencernaan. Bahan pakan bioaktif ini meliputi: yeast, enzim, probiotik, prebiotik, asam-asam, dan botanical atau fitogenik.

Penelitian-penelitian melaporkan bahwa senyawa ini sangat nyata berfungsi sebagai antitumor, antikanker, dan antiviral. Tahun 1997 suatu studi klinis mendapatkan bahwa novel alkaloid pada buah sirsak merupakan antidepresi pada hewan. Dikemukakan bahwa senyawa acetogenin pada sirsak umumnya memiliki aktivitas antitumor, antiparasit, insektisidal, dan antimikroba.

Efektifitas ekstrak daun dan biji sirsak yang diteliti Prastiwi (2009) terhadap mortalitas larva ulat grayak mendapatkan bahwa kombinasi ekstrak daun dan biji dengan konsentrasi 15% adalah yang paling efektif membunuh larva ulat grayak. Selanjutnya Adewole dan Caxton-Martins (2006) meneliti tentang efek daun sirsak ekstrak aqua terhadap morfologi sel-sel β pankreas tikus diabetes.

Meningkatkan Produksi
Pemberian ekstrak daun sirsak nyata menurunkan glukosa darah dan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan dibandingkan dengan pemberian streptozotocin (STZ). Disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun sirsak nyata berpengaruh baik pada jaringan pancreas yang secara langsung menyiapkan enzim lipid peroksidase dan secara tidak langsung memperbaiki produksi antioksidan endogen.

Penelitian tentang manfaat daun sirsak sebagai sumber pakan pada hewan masih terbatas pada tikus dan ulat sutera. Belum ada laporan tentang manfaat daun sirsak pada ayam pedaging. Hasil penelitian membuktikan bahwa sirsak mengandung senyawa bioaktif metabolit sekunder. Senyawa bioaktif metabolit sekunder adalah senyawa kimia yang dihasilkan tanaman dari reaksi jalur sekunder akibat dari reaksi jalur primer karbohidrat, asam amino, dan lipid.

Kandungan Kimia Daun Sirsak
Melihat kandungan zat makanan dan Komposisi kimia tepung daun sirsak yang diperoleh dari analisis proksimat dan Van Soest. Kandungan zat-zat makanan daun sirsak terdiri dari 87.58% bahan kering, 8.93% abu, 16.9% protein, 28.36% serat kasar, 4.76% lemak kasar, 28.63% Beta-N, 2.09% Ca, dan 0.35% P. Kandungan energy bruto sebesar 4195 kkal/g.

Wah ternyata manfaat daun sirsak makin banyak saja nih, banyak bermunculan tentang daun sirsak baik pada hewan maupun manusia. Sekilas itulah rangkuman mengenai Manfaat daun sirsak sebagai pakan ternak untuk meningkatkan produksi daging. Thanks