Kumpulan Tips Beternak Ayam Broiler Kalian peternak ayam pedaging (broiler)? sering rugi dan gagal? Kali ini mungkin sedikit membahas ke logika bukan ilmu lapangan atau teknis. Mungkin secara teknis peternak lebih mahir daripada mimin. Oke simak penjelasan dibawah.
Apa yang menjadikan peternak ayam broiler sukses?
Indeks produksi (Wis kue tok/bahasa banyumasan) !!!
Apa alasannya?
Bobot Ayam
Buat apa lama lama beternak selama 30 hari bobotnya rendah, rugi ! Harga pakan mahal. Bobot ayam yang tinggi menunjukan manajemen yang baik, karena setiap penggunaan pakan akan menjadi daging. Bobot ayam itu utama, karena yang dujual itu dagingnya. Bobotnya. Semakin tinggi bobot, semkin untung peternaknya. Bobot juga adalah kunci untuk memasuki pasar, karena pemesan memilih berdasarkan bobot.
FCR (Feed Convertion Ratio)
FCR adalah angka yang menunjukan penggunaakan pakan dalam 1 kg dalam menghasilkan bobot badan. FCR 1,5 berarti dalam pemberian 1,5 kg menghasilkan 1 kg bobot badan. Percuma ayam gemuk, kalau FCRnya tinggi, artinya pakan tidak efisien. FCR semakin rendah semakin baik.
Umur
Kenapa umur penting? semakin cepat lebih baik. karena berhubungan dengan biaya produksi yang dikeluarkan. Dengan umur yang lebih cepat artimya pertumbuhan ayam broiler pertumbuhannya cepat besar. Pilihlah strain ayam yang baik.
Deplesi
Ayam 100 panen 100, itu jarang, tetapi itulah harapan para peternak. Deplesi adalah kehilangan ayam dalam pemeliharaan entah itu mati (mortalitas) atau dimakan kucing garong(maling). Banyak yang mati berarti manajemen peeliharaan yang buruk. Deplesi yang baik adalah dibawah 5 % dari populasi ayam yang dipelihara.
itulah tips sukses beternak ayam broiler, beda kepala beda pengalaman. Ambil baiknya saja. Mari yang belum jelas, diskusi di kolom komentar. Mimin siap kapanpun.