Bahaya kelebihan kolesterol pada kesehatan jantung

Lemak adalah senyawa organik berminyak atau berlemak yang tidak larut di dalam air, tetapi larut dalam eter, klroform dan benzena. Lemak pada tubuh terbagi atas subkutan (bawah kulit), bawah perut, dalam otot (intramuskuler), lemak abdominal : laki laki lebih banyak dan semakin bertambah umur semakin tinggi jumlahnya, oleh karena itu rajinlah berolahraga dengan pola makan yang teratur.
Bahaya kolesterol/ www.vemale.com

Salah satu dari beberapa bagian tubuh yang digunakan untuk menyimpan lemak pada manusia adalah bagian di sekitar perut yang disebut lemak abdomen. Rataan persentase bobot lemak abdomen. Hal ini antara lain disebabkan kandungan nutrisi makanan, tingkat energi dan asam amino pada makanan yang nyata mempengaruhi lemak abdomen. Bertambahnya umur manusia dan meningkatnya energi dalam makanan semakin meningkatkan lemak abdomen. Pola makan yang baik sangat mempengaruhi tinggi rendahnya lemak perut.

Manusia yang memakan dengan kadnungan energy lebih banayak cenderung punya banyak perlemakan, hal ini berpengaruh pada perut buncit pada laki laki. Kelebihan energi dalam tubuh akan disimpan dalam bentuk lemak, sedangkan metabolisme pembentukan lemak tersebut membutuhkan banyak energi, maka secara tidak langsung terjadi pemborosan energi dalam tubuh manusia.Lemak abdomen merupakan salah satu komponen lemak tubuh, yang terdapat dalam rongga perut. Kolesterol adalah senyawa lemak berlilin yang sebagian besar diproduksi tubuh di dalam liver dari makanan berlemak yang dikonsumsi.

Hubungan lemak dan kolesterol

Kolesterol diperlukan tubuh untuk membuat selaput sel, membungkus serabut saraf, membuat berbagai hormon dan asam tubuh. Kolesterol tidak dapat diedarkan langsung oleh darah karena tidak larut dalam air. Untuk mengedarkan, diperlukan molekul “pengangkut” yang disebut lipoprotein. Ada dua jenis lipoprotein, yaitu High Density Lippoprotein (HDL) dan Low Density Lippoprotein (LDL) (Nataamijaya dan Abubakar, 1999). Kadar kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL) dan High Density Lipoprotein (HDL) sangat berpengaruh terhadap kesehatan jantung, sehingga perlu dilakukan usaha untuk menjaga kestabilan kadar kolesterol, jadi dapat dimungkinkan bahwa kinerja jantung dapat meningkat apabila kadar kolesterol dapat ditekan.

Terlalu banyak makanan berlemak akan meningkatkan kandungan kolesterol dalam tubuh. Kolesterol tidak bisa langsung diedarkan oleh darah, melainkan dengan lipoprotein. Jika saja kolesterol berlebih, tentu akan berakibat fatal pada kesehatan jantung. Apalagi jika kadar lipoprotein rendah. Itulah mengapa perlu hati hati tentang bahaya kelebihan kolesterol dalam tubuh.