![]() |
| sapi simental/ sumber: www.teterfarm.com |
Keuntungan ternak sapi dibanding yang lain adalah untungnya besar per ekornya. Contoh kasus usaha penggemukkan di suatu tempat hanya butuh waktu 3-4 bulan untuk penggemukan, setelah itu dijual bisa keuntungan pada kisaran Rp 5 juta hingga Rp 7 juta per ekornya. Tentuhal ini menjadi bisnis menjanjikan di usaha ternak sapi.
Beberapa tahun terakhir, harga sapi per kg semakin melonjak sampai 100 ribu lebih, ditambah adanya progam swasembada daging yang gagal akan diteruskan di tahun 2016. Hal ini menjadi pendukung bagi usaha yang bergerak di usaha ternak sapi dengan adanya dukungan dari pemerintah, tentu akan lebih mudah. Kalau bibit kurang ada yang mengusahakan dari luar.
Lanjut dalam kasus keuntungan per ekor sapi yang mencapai Rp 5 hingga Rp 7 juta itu didapat dari harga beli sapi sekitar Rp 7 juta per ekor. Kemudian digemukkan sekitar 4-6 bulan, lalu harga jualnya akan berada pada kisaran Rp 12 hingga 15 juta per ekor. Nah, bukankah menarik, walau biaya pakan mahal, tetapi sudah banyak pakan alternatif yang bisa dipakai.
Peternak yang nelakukan usaha penggemukkan tersebut hidupnya lebih mapan secara ekonomi. Sementara ratusan peternak lainnnya tidak membaca peluang itu. Peternak yang tidak memiliki modal banyak pun tidak mempunyai masalah, karena adanya tawaran kredit dari bank, Ada dari mereka juga takut tidak berhasil sehingga untuk mencoba menggemukkan sapi saja tidak berani, ada juga yang sukses dan bisa mengemablikan kreidatan bank.
Usaha pengembangan sapi sangat menjanjikan baik sebagai usaha penggemukkan maupun untuk pembibitan, apalagi hingga kini kebutuhan konsumsi daging sapi di Indonesia masih kurang, persediannya harus import, dari baru dapat dipenuhi peternak lokal sebanyak 25 persen, sedangkan selebihnya yang 75 persen harus didatangkan dari luar.
Kurangnya kesadaran, terutama peternakan kecil dan perorangan adalah usaha tidak dijadikan usaha utama, Peternak tidak memberikan semua energi dan pola pikir peternak akan tercurah pada sapi peliharaannya, sehingga hal ini tidak kan dapat menjadikan peternak memiliki kekuatan besar dan sukses mengembangkan peternakan.Peternak masih konsevatif, bahwa ternak yang dipelihara adalah sebuah tabungan saat butuh,
Marilah terbuka pikiran, jadikan peternakan sebagai hasil utama, bukan sampingan atau tabungan, peternakan maju, Indonesia sejahtera dan sehat. Itulah ulasan mengenai keuntungan ternak sapi dalam bisnis. semoga bermanfaat.
