| sapi bali |
Jika melihat paragraph sebelumnya maka terbuka lebar peluang investasi sapi potong dengan minimnya perusahaan sapi potong yang kurang modal, akibat pakan yang minim dan dilanda musim kemarau sehingga hijauan sulit dicari. Selain itu tingginya permintaan masyarakat terhadap daging sapi terlihat dari produk produk berbahan daging sapi sperti bakso, steak, sosis dan lainnya tentu membutuhkan persediaan dagin sapi dengan skala besar.
Potensi usaha sapi potong juga sangat menggiurkan ketika idul adha,dimana sapi dibutuhkan dalam jumlah banyak untuk dikorbankan atau dsiembelih dalam satu hari. Wow, bayangkan jika kita punya persediaan sapi banyak dalam satu hari itu. Pasti sangat menguntungkan, diddukung dengan harga yang semakin naik menjelang idul adha.
Investasi sapi potong yang cukup prospektif tanpa harus repot mengurus dan memberi makan sapi. Peluang bagi pengusaha yang ingin memiliki usaha ternak tanpa harus bingung memikirkan lahan untuk kandang. Hanya saja kita harus punya system bagi hasil 50:50 setelah dipotong 10-20% untuk tenaga kerja. Itupun tidak akan merugikan, kita untung, peternak beruntung.
Jenis sapi yang cocok untuk investasi adalah jenis sapi import atau pernakannya seperti sapi limosin, sapi metal atau simetal, brahman cross. Untuk jenis lokal ada sapi bali dan peranakan ongole. Untuk system pemeliharaan mengacu pada penggemukan dan bibit. Sistem pemeliharaan berkaitan dengan tujuan usaha dan system pemasaran atau penjualan.
Sistem pemeliharan penggemukan tentu mengacu pada jenis sapi yang memiliki pertambahan bobot badan (ppb) harian yang tinggi seperti pada sapi simetal, brahman cross dan limosin atau jenis sapi import lainnya yang bisa mencapai 1 kg/hari. Sistem ini diperankan penting oleh jenis pakan yang diberikan, biasanya unutuk memaksimal peternak menggunakan konsentrat dalam jumlah banyak disbanding hijaunnya. Untuk penjualannya bisa 3-4 bulan sekali, bagaimana? Tertarik?
Lain halnya dengan system yang bertujuan ke bibit, system pemeliharaannya harus dari awal sampai akhir, dimana bunting sampai bunting lagi. Hal ini dperankan oleh cara perkawinan sapi potong. Dimana peternak bisa mengatur jarak beranak, kapan dikawinkan lagi dan kapan anaknya dijual. Biasanya jenis yang dipelihara adalah jenis sapi lokal, seperti sapi ongole dan pernakannya, PO. Pemilihan sapi lokal didasarkan pada ketahanan tubuh dan pakan yang sesuai lingkungannya.
Itulah ulasan mengenai peluang investasi sapi potong berdasar pada hal hal yang berkaiatan dengan keuntungan dan kerugian, pemeliharaan, sistem dan jenis sapi yang dipelihara. Kapan lagi investasi? Kalau bukan dari sekarang?